Tips Perawatan Rem Di Mobil Matic

Dibandingkan transmisi manual, kerja komponen rem pada mobil matic lebih berat. Untuk itu, berhati-hatilah dan sesuaikan gaya berkendara Anda Performa rem pada mobil matic memiliki beban yang lebih besar dibandingkan mobil dengan transmisi manual. Hal ini dikarenakan mobil dengan transmisi otomatis lebih sulit melakukan engine brake. Sehingga terlihat komponen rem pada mobil dengan transmisi otomatis cenderung tidak bertahan lama seperti mobil dengan transmisi manual.

Namun jika Anda pengguna mobil matic, jangan terlalu khawatir. Ada banyak cara agar komponen rem bekerja lebih lama. Namun ingat, perawatan yang maksimal harus dibarengi dengan gaya berkendara yang mulus dan benar.

Mobil Matic

Ganti dan bersihkan kampas rem secara teratur

Kampas rem memiliki fungsi penting untuk menjepit cakram rem guna memperlambat laju mobil. Namun, seiring waktu, kampas rem bisa aus dan perlu diganti. Untuk alasan ini, sangat disarankan untuk mengganti bantalan rem setiap 20.000 km. Anda juga perlu berhati-hati ketika ada suara seperti gesekan logam saat melakukan pengereman, artinya kampas rem sudah mulai menipis dan perlu segera diganti.

Selain itu, pastikan sektor pengereman juga dibersihkan secara rutin. Tujuannya untuk membersihkannya dari kotoran dan sisa sisa rem. Karena jika kotoran atau residu menempel dalam waktu lama, dikhawatirkan dapat menggores permukaan disc. Efeknya, kerja pengereman akan terganggu.

Jangan lupa cek kondisi minyak rem

Minyak rem sering terlupakan dan luput dari pengecekan. Padahal fungsinya sangat penting untuk menjaga performa rem dalam kondisi terbaik. minyak rem yang mengalami penurunan kualitas akan mengurangi kemampuan kampas rem untuk menjepit piringan cakram. Untuk itu, periksa kembali dan ganti minyak rem secara berkala.

Hindari gaya mengemudi yang agresif

Selain berbahaya, gaya berkendara yang agresif membuat komponen mobil bekerja lebih cepat. Salah satu yang terpengaruh adalah komponen pengereman. Jadi, berkendaralah dengan lancar. Dengan begitu, tidak hanya menghindari risiko kecelakaan, tetapi juga membuat komponen lebih awet dan konsumsi bahan bakar lebih irit.

Gunakan mode transmisi yang tepat

Untuk mobil matic, gunakan mode transmisi yang tepat sesuai dengan kondisi di jalan. Saat Anda berhenti untuk waktu yang lama, pindahkan tuas transmisi ke mode N atau Netral. Agar komponen rem seperti kampas rem tidak cepat aus karena membuat mobil terus bergerak. Selain itu, pelajari juga penggunaan engine brake untuk transmisi otomatis yang memiliki mode manual. Sehingga beban pada komponen pengereman dapat dikurangi.

Kunjungi bengkel mobil otomatis di kota Anda

Jika anda ingin mengecek performa mobil matic anda secara keseluruhan, anda cukup mengunjungi bengkel mobil matic di kota anda, dan meminta mekanik untuk memeriksa semua bagian mobil, mulai dari sistem persneling, sistem rem, pedal gas, kelistrikan sistem, dan lain-lain. Selain itu, memeriksakan kondisi mobil matic Anda ke bengkel merupakan langkah yang tepat, karena di bengkel yang berkualitas akan disediakan teknisi mobil matic yang berpengalaman.